Usaha Kita Insomnia Akut! Twitter Obat-nya?



Hampir jam dua. Mata belum mengantuk. Pun verbal tidak jua menguap. Padahal besok mesti terjaga. Ngantor? Bukan, tepatnya ngantar...mengantar anak ke kawasan penitipan. Nasib, nasib bukan karyawan. :)

Insomnia.

Memang kebiasaan tidur terlalu larut sudah lama aku idap. Tapi semakin menggila semenjak aku memutuskan terjun ke dunia usaha: entrepreneur.

Saya sadar, tidur larut bukan tanpa resiko. Konsekuensinya, dunia terbalik. Saat orang terjaga, kita siap-siap tidur mengantuk.

Bagi anda yang juga mengalaminya, hening jak, you are not alone, Chairul Tanjung kerap menyelesaikan pekerjaannya sampai jam 3 dini hari. Bayangkan jikalau waktu kerjanya demikian. Nyaris jam tidurnya hanya 3-4 jam sehari.

Ya sudahlah...

Akhirnya, aku hanya ingin mengabarkan bahwa aku sudah memiliki twitter dengan 22 orang follower dalam 2 tahun. Silakan berlomba menjadi yang ke-23. Ada payung rupawan menanti. Hehehe.

Saya berusaha aktif lagi di sana. Stadium ketiga kayaknya. Silakan follow, kalo sempat aku folbek. Kalo ga, ya ga pa-pa kan?

Itu saja, intinya aku ingin lebih intens dalam berjejaring maya. Ingin menikmati dinamika online. Suatu peradaban yang ndilalah kita hidup di dalamnya. Mengapa tidak kita rayakan dengan sukacita?

Tag : lainnya
0 Komentar untuk "Usaha Kita Insomnia Akut! Twitter Obat-nya?"

Back To Top